Bitter Sweet

Thursday, September 22, 2016

[Guest Post] Menjelalah Malaysia-Singapura dalam Waktu Tiga Hari


Hallo, kali ini postingan di BitterSweet dipersembahkan oleh Mbak Swastikha pemilik blog www.kotakwarna.com. Mbak Tikha menceritakan mengenai perjalanannya ke Malaysia bareng keluarganya. 

Menjelalah Malaysia-Singapura dalam Waktu Tiga Hari - Mengunjungi dua negara dalam waktu tiga hari? Kenapa tidak. Simak yuk catatan perjalanan saya tahun lalu bersama keluarga.

Berawal dari rencana Kakak yang ingin ke Malaysia bersama dua temannya. Karena perginya hanya bertiga, mereka pun mengajak saya.

Rencanya kami mau backpaker  gitu deh. Dan kebetulan salah satu teman kakak punya sepupu yang kuliah di Malaysia. Nantinya dia yang akan jadi pemandu kami.

Berhubung saya jarang bepergian jauh tanpa ortu. Akhirnya minta ijin ke Mama. Ternyata responnya beda Mama juga ingin ikutan plus Papi dan Suami Kakak. Rencanan pergi bertiga berubah jadi bertujuh. Terpaksa deh segala ittenary berubah.

Tadinya kami kemana-mana mau naik angkutan umum dan akhirnya diubah sewa mobil soal kasihan sama Mama yang lututnya sakit.

Kami sengaja tidak membawa koper besar soalnya nanti akan melewati imigrasi darat dan itu melelahkan. Sesuai arahan kakak kami disuruh membawa koper yang cukup ditaruh di Kabin.

Thursday, September 15, 2016

Ingin Membeli Rumah Bekas? Simak 3 Tips Ini



Ingin Membeli Rumah Bekas? Simak 3 Tips Ini - Harga jual rumah bekas memang masih tergolong mahal. Namun bila dibandingkan dengan membeli rumah baru, tentu harga beli rumah bekas ini akan jauh lebih murah. Meski begitu, Anda harus lebih jeli mengamati kondisi rumah tersebut agar tidak kecewa dikemudian hari.

Jika Anda ingin segera membeli rumah namun tidak ingin menjadikan bank sebagai perantara, Anda bisa mencoba untuk membeli rumah bekas. Meski ini bukan rumah baru, Anda harus tetap waspada dan memperhatikan berbagai aspek saat memilih rumah bekas. Jangan mudah tergiur dengan berbagai penawaran dan harga jual rumah yang murah. Lalu, bagaimana tips membeli rumah bekas? Berikut ulasannya:

Friday, September 9, 2016

Nongkrong Asik di Tong Tji Tea House Sunrise Mall Mojokerto



Nongkrong Asik di Tong Tji Tea House Sunrise Mall MojokertoMinggu kemarin, tepatnya  4 September 2016, saya jalan-jalan ke Mojokerto (sendirian lagi, hiks!) dan mampir ke Sunrise Mall. Niatnya sih ke Mojokerto mencari pulpen tapi ternyata tokonya tutup. Akhirnya, saya mampir membeli bunga plastik untuk properti foto di daerah sekitar  Jl. Majapahit . Setelah itu, karena bingung mau ke mana lagi, saya mampir ke mall di Mojokerto yang baru dibuka beberapa waktu yang lalu.

Tak ada alasan khusus kenapa saya ke Sunrise Mall. Mungkin sekadar jalan-jalan melihat-lihat baju atau sepatu tanpa membeli. Atau sekadar membeli camilan di foodcourt. Nyatanya, sesampainya di sana saya justru menemukan pemandangan yang jarang saya temui di Mojokerto. Yaitu, sebuah kafe dengan jendela lebar, tembus pandang. Kafe tersebut menjadi bagian dari Sunrise Mall dengan konsep dua lantai, kursi-kursi  berada di tepi kaca. Rasa penasaran saya pun muncul dan saya memutuskan masuk ke kafe tersebut.

Sunday, September 4, 2016

Jalan Legian Bali - Indonesia atau Luar Negeri?



Jalan Legian Bali - Indonesia atau Luar Negeri? Udara malam mulai menggigit, membuat saya merapatkan jaket parka yang tak seberapa tebal itu. Meskipun badan lelah, perut masih terasa mual, dan saya sudah siap-siap jika badan semakin memburuk. Saya pun tetap mengiyakan ajakan Mbak Yuni untuk jalan-jalan di sekitar hotel, tepatnya di jalan Legian.

Tujuan kami malam itu adalah pergi melihat monumen Bom Bali.

Dari arah Siesta Hotel, kami mengambil jalan ke arah kanan, kemudian menyeberang jalan dan melewati jalan sepi. Sampai akhirnya kami menemukan jalan raya yang terbilang cukup ramai pula. Kami berjalan melewati trotoar lurus sampai akhirnya sampai di jalan Legian. Lalu, kami mengambil arah kiri. Di sana, saya melihat banyak sekali pertokoan dengan instalansi lampu-lampu jalan, papan-papan menyala, penjual-penjual, jalan yang dipenuhi oleh mobil dan motor, kafe, bar, dan bule.

Bali Trip - Part 3: Mengejar Sunset di Pantai Pandawa



Bali Trip - Part 3: Mengejar Sunset di Pantai PandawaSebagai pengingat, sebelumnya saya sudah menulis mengenai Bali Trip- Part 1 dan Bali Trip – Part 2. Kedua artikel itu membahas mengenai Pantai Tanjung Benoa dan Water Blow. Untuk kali ini, masih di hari yang sama, perjalanan kami berlanjut ke pantai Padang-Padang dan Pantai Pandawa. Ah, sepertinya pemburuan kami memang mengenai pantai-pantai saja ya.

Setelah selama kurang lebih dua jam di GWK, Bali, kami melanjutkan perjalanan ke pantai Padang-Padang. Gila ya, jalannya macet, udara panas – padahal kayak pegunungan gitu jalannya kelok-kelok, dan saya benar-benar lemas gila. Ingin muntah. Sumpah kalau yang ini benar-benar lemas saya.

Selama perjalanan itu saya berharap hanya satu, segera sampai di tujuan! Mau bagaimana lagi? Masa iya, saya nyari uber buat balik ke hotel? Nggak lucu. Akhirnya, ketika kendaraan yang kami tumpangi berhenti, saya menarik napas lega. Sayangnya, masalah mual dan lemas itu belum juga selesai dengan berhentinya kendaraan.