Tuesday, November 7, 2017

Warung Pak Ghofar, Tempat Kuliner Bagi Kamu Pencinta Pedas



Warung Pak Ghofar bukan sebuah warung dengan bangunan mewah atau semacam resto dengan bangunan kokoh. Warung Pak Ghofar merupakan warung kaki lima, di depan pintu masuk perumahan di daerah Suko Manunggal. Meskipun hanya warung kaki lima dengan bangunan seadanya, serta tempat makan seperti warung pinggir jalan pada umumnya, Warung Pak Ghofar terkenal seantero Surabaya, sebagai salah satu warung yang wajib didatangi bagi kamu pecinta masakan pedas. Karena pedasnya bikin kebakar.

Sebelum datang ke warung Pak Ghofar, saya berselancar di dunia maya terlebih dahulu untuk mencari informasi. Menurut berbagai laman yang saya baca, mulai dari blog Inijie sampai foto-foto kuliner di instagram, Warung Pak Ghofar buka pagi, sekitar pukul delapan. Dan, akan habis dalam waktu dua jam saja.

Oke. Dengan informasi tersebut, saya pun berangkat pagi-pagi yaitu pukul tujuh pagi. Paling tidak, menurut perhitungan saya, saya akan sampai di sana pukul setengah sembilan.

Ternyata perjalanan saya memang cukup jauh dan waktu yang saya perkirakan ternyata sedikit meleset. Saya sampai di sana sekitar pukul sembilan pagi, tiga puluh menit lebih terlambat. Ketika di sana, saya melihat sekitar warung sepi – tidak ada makanan, orang-orang – hanya ada beberapa orang. Menurut informasi, warung ini bakalan ramai sekali, tetapi ketika datang begitu sepi. Saya sempat berpikir apa sudah tutup? Akhirnya, saya tetap turun dari motor, menghampiri warung.

Di warung sudah ada cece-cece yang duduk dan seorang bapak-bapak yang sedang menata kolak di rak. Nampaknya, bapak-bapak inilah Pak Ghofar.
Monday, October 2, 2017

[REVIEW] Hotel Pandanaran Jogjakarta



[REVIEW] Hotel Pandanaran JogjakartaJuni lalu, saya dan Alfi memutuskan untuk ke Jogja. Di sana kita menginap di hotel Pandanaran atas rekomendasi seorang teman yang kami temui di angkringan nol kilometer Jogja. Awalnya, saya sudah memesan hotel lewat salah satu aplikasi, akan tetapi si Alfi tidak cocok dengan hotelnya dan akhirnya minta pindah hotel malam itu juga. Padahal kami sudah booking kamar untuk tiga malam ke depan :’). Saya sih oke saja, toh dia yang bayar hotel yang baru (red: Hotel Pandanaran). Alasan pindah hotel? Hotel yang saya pesan terkesan spooky. Dari awal masuk sih, saya juga merasakan hal serupa tetapi saya diam saja lantaran sudah terlanjur pesan ini. Hoho.

Atas rekomendasi teman tadi, akhirnya malam itu juga kami pindah hotel. Hotel Pandanaran terletak di Jalan Prawirotaman No. 38, Brontokusuman, Mergangsan, Kota Yogyakarta. Kalau kata driver uber bilang kampungnya para bule. Benar saja, ketika memasuki gang kecil di Jl. Prawirotaman, sisi kanan kiri saya dipenuhi dengan kafe-kafe, hotel dan kebanyakan saya melihat bule. Saya jadi teringat jalan Legian Bali. Ya, tapi tidak seramai di Legian kok.
Tuesday, August 29, 2017

Tiket Kereta Online dan Tips penting yang Harus Diperhatikan dalam Pembeliannya



Tiket Kereta Online dan Tips penting yang Harus Diperhatikan dalam PembeliannyaDijaman yang serba modern seperti sekarang ini tidaklah sulit untuk memesan atau membeli tiket angkutan umum. Banyak sekali jenis alat transportasi umum yang ada di Indonesia ini dari mulai darat laut dan udara. Salah satu alat transportasi yang banyak digunakan oleh masyarakat adalah kereta api, selain lebih cepat juga tidak kenal macet. Apalagi kelebihan lain yaitu sekarang bisa mendapatkan tiket kereta online dengan mudah. Ya, karena pembeliannya melalui internet jadi semua memang lebih mudah, cepat dan juga gampang. Maka dari itu seseorang tidak lagi diharuskan untuk pergi ke loket di stasiun dan mengantri saat pembelian tiket kereta.
Thursday, August 17, 2017

Stasiun Ambarawa Semarang : Apa Pun Maknanya, Perpisahan Tetaplah Menyakitkan


Stasiun Ambarawa Semarang : Apa Pun Maknanya, Perpisahan Tetaplah MenyakitkanMelankolis banget nggak sih, judul dari trip saya di Semarang ini? Banget. Meskipun jalan-jalannya bulan April lalu, saya baru menulisnya sekarang. Dan pas banget saat hati saya sedang berantakan (kayak isi kamar saya). Iya, saya sedang patah hati. Saya tulis, sengaja, biar bertahun-tahun kemudian saya tahu. Saya sedang patah hati hari ini. Kemarin, saya baru saja melakukan perpisahan yang saya harapkan tak pernah terjadi. Seperti postingan kali ini, mengenai perpisahan dengan Semarang dan partner perjalanan saya Siti.

Jadi hari terakhir kami di Semarang itu, sebenarnya besok-nya, ketika kami check out dari hotel pagi-pagi. Tetapi, bagi saya perpisahan sebenarnya adalah hari ini – 30 April 2017, di mana hari terakhir di bulan itu. Dan, hari  terakhir di Semarang ini pun, membuat kami benar-benar kelelahan- terutama saya. Bahkan, saya dan Siti sempat sebel-sebelan, lantaran terjadi sesuatu yang membuat waktu kami habis hanya dalam perjalanan.
Thursday, August 3, 2017

5 Varian Baru Tokyo Bowl Hokben ~ Cara Nikmat Terbang ke Tokyo


5 Varian Baru Tokyo Bowl HokbenSalah satu restoran cepat saji yang saya sukai adalah Hoka-Hoka Bento, yang kini lebih dikenal dengan Hokben. Alasan kenapa saya suka karena ada salad gobis dan wortel yang dipadukan dengan mayones yang nikmat. Rasanya segar dan tak ada duanya. Selain salad tersebut, alasan lain juga karena nasinya yang pulen, wangi, dan enak. Kalau dibilang saya tak suka makan nasi putih, tapi kalau nasi di Hokben nggak pernah nolak saya.

Selain alasan utama di atas, alasan lain adalah karena Hokben memberikan menu dengan harga terjangkau, tetapi menu yang lengkap. Seperti Value Set yang sering saya pesan, dengan harga Rp. 25.000, saya sudah bisa makan enak dengan lauk, nasi, salad, sup dan minuman pula. Mana tempatnya bergengsi dan dikenal banyak orang lagi – biar kekinian.