Monday, January 15, 2018

Tak Usah Jauh-Jauh ke Surabaya. Kini, Mie Setan Hadir di Mojokerto!



Tak Usah Jauh-Jauh ke Surabaya. Kini, Mie Setan Hadir di Mojokerto! - Sejak beberapa tahun lalu, makanan dengan varian tingkat kepedesan tertentu menjadi idola di mana-mana. Bahkan, bagi teman-teman yang tak suka pedas – seperti saya – pun akan tertarik untuk mencobanya dan dibuat ketagihan. Saya selalu berkata, saya tidak suka makanan pedas, tetapi untuk beberapa kasus saya justru menggemarinya.

Salah satu makanan dengan level kepedasan tertentu saya gemari adalah Mie Setan. Dari namanya saja, sudah terdengar horor yang apabila kita telaah lagi, mie tersebut memiliki rasa seperti setan. Seram, horor dan bikin bergidik.

Saya tak tahu, siapa pencetus pertama kali makanan dengan level kepedasan tertentu ini. Yang jelas, makanan dengan level kepedasan tertentu memberikan angin segar kepada pecinta pedas dan dunia kuliner. Dan tentunya, diterima dengan baik.

Saya mencoba Mie Setan pertama kali di cabang Surabaya, bersama teman saya. Karena saya belum mengenal Mie Setan dengan baik – pun karena saya tidak suka pedas – saya memesan Mie Setan dengan cabai tiga dan saya ternyata kurang puas. Iya, rasa pedasnya nggak terasa – xoxo. Sedangkan kawan saya memesan Mie Setan level 4. Dia pecinta pedas dan dia kepedasan!


Kabar gembira datang untuk saya dan teman-teman di Mojokerto, Mie Setan membuka cabang di Mojokerto, tepatnya di Jl. Benteng Pancasila, Mojokerto. Tepatnya dari arah Sunrise Mall lurus, belok kiri (mengikuti jalan) sedikit. Mie Setan Mojokerto terletak di kiri jalan, tepat bersebelahan dengan Indomaret.



Mie Setan Mojokerto baru buka beberapa Minggu yang lalu, tepatnya pada tanggal 5 Januari 2018 kemarin. Pembukaan cabang baru di Mojokerto ini, Mie Setan bagi-bagi voucher makan gratis buat warga Mojokerto! Jadi, sekitar 1000 voucher dibagikan. Saya dapat? Nggak, saya nggak ikutan. Kebetulan saya lagi di Surabaya, lagi pula saya pesimis dapat – xoxo.

Sabtu, 13 Januari kemarin saya dan Dwi datang ke Mie Setan cabang Mojokerto ini. Sesampainya di sana, kami mengantre untuk memesan menu keinginan kami. Di sebelah kanan ada ruangan kecil tempat kasir sekaligus tempat pembelian berada.


Teman-teman bisa memilih berbagai macam menu makanan yang tersedia. Mulai dari primadonanya, Mie Setan, Mie Angel dan Mie Iblis. Istimewanya lagi, ada dimsum dengan berbagai macam varian, seperti siomay, udang rambutan dll. Tak kalah unik dari menu makannya, minumannya pun tak jauh-jauh dari dunia alam gaib: Es Genderuwo, Es Tuyul, Es Sundel Bolong, Es Pocong dan Es Kuntilanak.

Setelah menyebutkan makanan yang kita pilih, kita bayar dan menyebutkan atas nama siapa, kita tinggal mencari tempat duduk di dalam. Tak usah heran kalau susah mencari tempat duduk, ya, karena memang ramai banget. Tapi tenang, pasti kebagian tempat duduk kok, karena kita akan dibantu sama pelayan-pelayan yang ramah buat nyari tempat duduk. Kalau sudah menemukan tempat duduk yang pas, tinggal menunggu.

Menunggu.

Menunggu, sampai namamu dipanggil.

Tak perlu jengah juga kalau di sana bakalan riuh banget, karena pramusaji yang berisik memanggil nama-nama pelanggannya. Saya sempat berpikir, kenapa tidak pakai nomor meja saja? Kata teman saya, “Ini khasnya Mie Setan.”

Ya, okelah. Tapi, ketika ada nama serupa yang dipanggil, saya merasa gimana gitu. Kemarin kami memakai nama Dwi dan ketika mas-masnya manggil nama "Wulan" saya merasa terpanggil - xoxo.

So, buat teman-teman yang jomlo kelamaan, dan rindu dipanggil sayang, bolehlah memesan atas nama sayang. Lumayan kan, ada yang manggil sayang? – xoxo.

“Sayang.... sayang....”

“Di sini, Mas.”

Hmmm...

Okelah, mari kita membahas satu per satu menu yang saya dan Dwi pesan di sana. Kita mulai dari sang primadona, ya.

Mie Setan

Mie Setan merupakan menu andalan di sini, tentu saja memang sesuai nama tempatnya. Mie Setan berupa mie dengan pelengkap siomay basah, kulit siomay kering, selada dan patty. Mie yang digunakan untuk Mie Setan berwarna kuning, di atasnya ditaburi dengan ayam cincang yang sudah dibumbui dan bawang goreng. Teman-teman bisa memilih level kepedasan mulai dari level 1 sampai level 5 untuk tingkat kepedasan tertinggi. Teman-teman bisa memilih ingin berapa cabai untuk mie kalian. Kalau saya sih, kemarin pakai lima cabai saja. Itu pun sudah membuat saya kepedasan. Yang jelas, cabai 5 sudah sesuai selera saya.

Mie Iblis

Tak jauh berbeda dengan Mie Setan, Mie Iblis pun memiliki tingkat kepedasan sendiri. Namun, warna mie yang digunakan di Mie Iblis berwarna kecokelatan, karena memang dimasak dengan kecap. Sehingga, ada rasa manis di sana berbeda dengan Mie Setan yang lebih ke rasa gurih asin. Untuk pelengkapnya, Mie Iblis menggunakan somay kering atau goreng, selebihnya sama dengan Mie Setan.

Dimsum

Kami memesan Dimsum Siomay, Udang Rambutan dan Lumpia Kulit Tahu. Masing-masing memiliki tiga biji di setiap porsinya. Seperti biasa, saya suka dimsum siomay. Ukurannya tidak terlalu besar, tetapi rasanya enak. Begitu pula dengan udang rambutan. Di luarnya begitu kriuk dengan isian daging udang yang terasa di dalam. Untuk Lumpia Kulit Tahu saya kurang suka, mungkin memang bukan selera saya.



Dimsum disajikan dengan saus khusus yang rasanya sedikit masam dan manis. Saya suka sekali dengan sausnya.



Minuman

Es Genderuwo

Es Genderuwo merupakan es dengan campuran sirup, susu, cincau, nata de coco, jelly mie, jelly buble, peer, kiwi, stroberi, dan belimbing. Kalau dilihat-lihat, minuman ini memang kaya isi dan tentu saja rasanya segar. Es Genderuwo merupakan salah satu primadona dan yang paling sering dicari di Mie Setan.

Es Pocong

Untuk memesan minuman ini jangan membayangkan wajah pocong yang seram itu ya. Karena minuman ini sama sekali berbeda jauh sama hantu permen loncat-loncat itu. Es Pocong terdiri dari leci, belimbing, jelly buble, dan stroberi. Rasanya, segar dan sedikit masam. Cocok bagi teman-teman yang tak terlalu suka rasa manis.

Dari sekian menu yang saya pesan, saya lebih suka Mie Setan – dengan rasanya yang gurih dan asin -, Es Pocong, dimsum siomay dan dimsum udang rambutan. Kapan-kapan kalau ke sini lagi, saya mau mencoba dimsum dan minuman yang lain. Untuk mie, saya akan tetap pesan Mie Setan dengan lima cabai. Oh ya, untuk teman-teman yang tak suka pedas bisa memesan Mie Angel, ya.




Informasi:

Mie Setan (cab) Mojokerto
Jl. Benteng Pancasila, Meri, Magersari, Kota Mojokerto (sebelah Indomaret)
Instagram: @miesetanmojokerto
Buka: 15.00 - 23.00 Wib

1 comment:

  1. Udah lama ga ke Mojokerto, a bit surprising to know that Mojokerto sekarang makin modern! Kota asal-nya eyangku ini wul heheheh

    ReplyDelete