Lentera Widya Atmadja, karakter yang saya ciptakan ketika mendapatkan tugas di kelas menulis yang diadakan oleh salah satu penulis favorit saya Windry Ramadhina. Dalam kelas tersebut, Windry memberikan materi, kemudian kami diminta untuk mengerjakan tugas. Kebetulan, waktu itu salah satu tugasnya adalah membuat karakter novel.
Lentera Widya Atmadja adalah karakter yang saya buat.
Apa saja yang saya pelajari dari menciptakan karakter dalam kelas ini?
Physical Appearance atau Penampilan Fisik
Saya diminta untuk menjelaskan penampilan fisik dari karakter yang saya buat yakni Lentera Widya Atmadja. Bagaimana penampilan rambutnya, wajahnya, hidungnya, matanya dan lainnya. Saya pun diminta menjelaskan bagaimana kebiasaan tokoh tersebut dalam memperlakukan anggota tubuhnya.
Sebagai contoh, Lentera selalu mengikat rambutnya. Jari manisnya sebelah kanan terdapat sedikit lengkungan karena sering menulis menggunakan pulpen.
Facial Expression and Body Language
Facial expression and body language atau kita lebih terbiasa menyebutnya gestur. Dalam kelas tersebut, saya diminta menjelaskan mengenai gestur tokoh utama. Bagaimana cara dia berjalan dan apa kebiasaan-kebiasaan kecil tokoh tersebut. Hal ini membuat karakter lebih hidup.
Sebagai contoh, seperti di novel Madeira yang saya tulis, Harlim selalu tersenyum miring seperti sedang mencemooh. Lalu, karakter Lentera Widya Atmadja memiliki beberapa gester seperti dia akan menyentuh telinga kanan, menunduk, dan melihat ke sekeliling ketika canggung.
Wadrobe
Di kelas itu juga diminta untuk menuliskan lengkap mengenai pakaian yang sering dipakai oleh karakter utama. Mulai dari pakaian sehari-hari, pakaian ke kantor, pakaian hangout dan lainnya. Pun saya diminta menuliskan pakaian favorit tokoh utama serta warna kesukaan atau dia lebih suka pakai warna apa?
Saya pun menulis pakaian yang disukai Lentera dan bagaimana cara dia berpakaian. Saya membuka akun Pinterest untuk mencari inspirasi berpakaian untuk Lentera.
Large Possession
Large possession berkaitan dengan aset besar yang dimiliki seorang karakter. Seperti rumah, kendaraan, perabotan yang dimilikinya, di mana tempat tinggalnya. Dengan mengetahui large possession yang dimilikinya, maka pembaca akan bisa menilai status sosial yang dimiliki karakter tersebut.
Apakah dia lahir dari keluarga kaya raya? Ataukah dia harus berusaha keras untuk menjalani hidup?
Small Possession
Apabila large possession aset besar yang dimiliki, maka small possession adalah aset kecil atau aset sederhana yang dimilikinya. Contohnya benda yang menemaninya sehari-hari. Dia menggunakan ponsel apa? Dia suka bawa laptop? Dan apakah ada benda yang sangat dicintainya? Misalnya, kamera kenangan dari ayahnya?
Saya menuliskan kamera sebagai barang yang memiliki ikatan emosional dengan Lentera, sebab kamera itu hadiah dari ayahnya.
Interest
Setiap orang pasti memiliki hal yang diminati, begitu juga dengan Lentera - karakter yang saya ciptakan. Maka, saya diminta mencari tahu apa hal yang diminati oleh Lentera. Mengenai hobinya, cita-citanya, pekerjaan impiannya.
Favorites
Menurut Windry, favorit tidak sedalam interest. Hal ini berkaitan dengan kesukaan tokoh tersebut. Seperti makanan yang disukainya, buku favoritnya, dan semacamnya.
Personality
Personality berkaitan dengan nilai psikologi yang dimilikinya. Ada beberapa jenis karakter seperti melankolis, plegmatis, sanguin, dan koleris. Keempat hal itu sangat berpengaruh dalam menciptakan karakter novel. Dan bagaimana mereka menentukan pilihan dalam hidup. Menentukan pilihan dalam hidup berpengaruh pada proses cerita itu sendiri. Tentunya, ada banyak orang yang memiliki karakter campuran.
Life History
Layaknya manusia biasa, dunia rekaan yang kita ciptakan pun memiliki sejarah kehidupan. Di mana dia tinggal, di mana dia dibesarkan, siapa orang tuanya, bagaimana dia hidup dan seterusnya. Pada poin ini bisa dijadikan cerita sendiri dalam novel. Bisa menjadi bagian penting dalam perkembangan cerita.
Apabila kamu sudah membaca novel Before Wedding, kamu pasti tahu bagaimana sejarah kehidupan Lentera Widya Atmadja.
Itulah beberapa hal yang saya pelajari dari kelas Windry Ramadhina mengenai karakter. Jadi, novel ini ditulis karena mengikuti kelas ini. InshaAllah saya akan menuliskan mengenai novel ini postingan berbeda.
No comments:
Post a Comment