Mencoba Pedasnya Mie Djoedes Mojokerto



Mencoba Pedasnya Mie Djoedes MojokertoKemarin, usai saya dan Dwi nongki-nongki anggun di Bitter Sweet Kafe, Dwi mengajak saya makan siang di Mie Djoedes Mojokerto . Dia bilang, dia ingin makan mie pedes-pedes gitu. Saya yang memang benar-benar buta dengan kota Mojokerto, iya-iya saja.

Sudah ketebak dari namanya Mie Djoedes, mie yang dijual di sini memiliki level kepedasan tertentu. Saya tidak hafal sampai berapa level, karena saya membeli yang original alias tanpa cabai.

“Cupu lu, Mbak!”ejek Dwi ketika saya bilang kalau tidak suka rasa pedas.

[REVIEW] Bitter Sweet Kafe Mojokerto



[REVIEW] Bitter Sweet Kafe Mojokerto Pertama kali mendengar Bitter Sweet Kafe dari Dwi, teman yang saya kenal lewat Instagram Meet beberapa bulan lalu. Mendengar nama kafe yang menyerupai nama blog ini, membuat saya tertarik untuk berkunjung ke sana. Yeah, pencarian kafe dengan menu enak di Mojokerto masih berlanjut, dan saya harap di sinilah hati saya kan berlabuh.

Ke depannya, saya akan terus update blog mengenai kuliner di Mojokerto. Tentu saja, kuliner yang enak-enak. Kemungkinan, kalau nggak enak, nggak akan saya tulis di sini. Buat apa? Kalau saya tulis di sini, nanti malah memperburuk citra mereka. Kasihan, kan.

Bitter Sweet Kafe terletak di Jl. Raden Wijaya no. 46A  Mojokerto. Lebih tepatnya, lokasinya terletak di sebelah Indomaret pas. Kalau tidak tahu Jl. Raden Wijaya, itu loh sejalan sama Wong Solo, Rumah Sakit Gatoel, dan Galeri Indosat.

Menduniakan Madura #2 : Air Terjun Toroan, Sampang, Madura



Air Terjun Toroan, Sampang, Madura - Mungkin, hari kedua inilah yang paling saya tunggu-tunggu dari acara #MenduniakanMadura. Alasannya, di hari kedua ini kami akan menyeberang ke Pulau Giliyang, Sumenep, Madura. Pulau dengan kadar oksigen tertinggi kedua di dunia.

Sebelum saya menceritakan mengenai perjalanan ke Pulau Giliyang, mari saya ceritakan mengenai pagi di Desa Batioh. Pagi itu, sehabis subuh, kami berjalan ke arah pantai Nepa. Di dekat homestay ada sebuah mushola (Langgar) yang sudah ramai dengan anak-anak kecil mengaji. Jujur, saya merasa adem banget melihat pemandangan tersebut. Dan, setelah dari pantai saya melewati mushola lagi. Anak-anak kecil yang mengaji tadi, ada beberapa yang main-main di halaman mushola (mereka melepas alas kaki ketika bermain di halaman) dan beberapa anak perempuan menyapu jalan yang kami lintasi.

Menduniakan Madura #1 : Menikmati Manisnya Pantai dan Hutan Kera Nepa di Desa Batioh



Menikmati Manisnya Pantai dan Hutan Kera Nepa di Desa Batioh, MaduraBenar-benar tidak menyangka bakalan dapat surat elektronik dari Mas Wahyu Alam, bahwa saya terpilih menjadi salah satu blogger yang akan #MenduniakanMadura. Memang, sebelumnya saya ikut mendaftar acara tersebut, tapi saya tidak menyangka bakalan terpilih nantinya. Tentu saja, saya sangat senang dan benar-benar terharu!

Seperti yang teman-teman ketahui, saya merupakan orang yang lemah dalam perjalanan, alias pemabok. Dan hal tersebut menganggu sekali, maka untuk mengatasi hal tersebut, satu minggu sebelum acara setiap pagi saya naik sepeda. Tentu saja, saya ingin tetap fit ketika acara dan tidak merepotkan orang lain. Dan Alhamdulillah, selama acara berlangsung selama 4 hari 3 malam, 22-25 November 2016 saya sehat walafiat! Tidak ada keluhan mabuk atau bagaimana-bagaimana.

Titik berkumpulnya acara ini berada di kantor BPWS yaitu Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura yang berlokasi di bibir jembatan Suramadu bagian Surabaya. Nah, karena saya dari Mojokerto yang berarti kantor BPWS berada di sebelah kanan jalan. Itu berarti saya harus melewati jalan di bawah jembatan Suramadu untuk sampai di kantor tersebut. Informasi ini, saya dapatkan dari Mbak Yuni. Selama perjalanan, saya sudah wanti-wanti “Lewat bawah jembatan”.

Transportasi Favorit Ketika Liburan


Transportasi Favorit Ketika LiburanLiburan adalah hal yang ditunggu-tunggu oleh pekerja kantoran – tentu nomor pertama gajian -, oleh seorang freelancer setelah mengerjakan pekerjaan bertumpuk-tumpuk dan oleh anak-anak kuliahan atau anak sekolah setelah melaksanakan ujian. Saya suka liburan, sangat. Apalagi, liburan ke pantai. Wah, saya suka sekali laut. Tapi, saya tak suka naik kapal. Kenapa? Saya pemabuk.

Well, inilah alasan kenapa saya menuliskan postingan ini Transportasi Favorit Ketika Liburan, alasannya simpel saja. Ada beberapa alat transportasi yang membuat badan saya enak, nggak usah pakai mabuk-mabuk segala. Ada pula alat transportasi yang membayangkannya saja sudah membuat kepala saya pusing. Hmm, padahal saya suka loh jalan-jalan, tapi sayangnya tubuh saya belum terbiasa.