Sunday, November 6, 2016

Cari Tempat Nongkrong dengan Wifi Kenceng, di Mojokerto? Ke Mas Bro Coffee Saja!



Cari Tempat Nongkrong dengan Wifi Kenceng, di Mojokerto? Ke Mas Bro Coffee Saja! Sudah sekian lama saya mendamba-dambakan kehidupan seorang freelancer. Mengerjakan pekerjaan di kafe-kafe, memesan kopi, kemudian memotret tampilan laptop dan membaginya ke akun media sosial mereka. Sayangnya, berbulan-bulan lalu keadaan ekonomi dari pekerjaan lepas saya tidak memungkinkan untuk melakukan hal itu. Jangankan duduk di kafe sembari ngopi, membeli kuota internet saja saya tidak bisa dan harus meminta orangtua.

Akhirnya, Senin kemarin saya mewujudkan cita-cita kecil nan sederhana itu. Saya membawa laptop beserta Etro dengan tas selempang berwarna hijau army. Saya berangkat ke Mojokerto kota yang pilihan kafenya lebih bervariasi dan lebih “memang kafe”. Awalnya, saya ingin pergi ke kafe White Mojdo yang pernah saya kunjungi sebelumnya di acara #InstagramMeet, sayangnya saat itu jam sepuluh pagi, yang seharusnya kafe itu buka, ternyata baru buka pukul duabelas siang karena ada general cleaning. Akhirnya, saya mencari kafe lain yang referensinya saya dapatkan lewat Instagram.
Maka, saya memilih Mas Bro Coffee, yang terletak di Jl. Empunala no. 271 Magersari, Mojokerto. Tepatnya, lokasi Mas Bro Coffe berada di depan pasar burung, dekat dengan perempatan ke arah Benteng Pancasila.


Awalnya, saya pikir kafe ini akan sama seperti kafe di Mojosari yang asal punya tempat dan wifi saja. Tapi, saya salah. Mas Bro Coffee menyajikan lokasi dan bangunan yang menarik. Saya pikir, ada tiga lantai di kafe tersebut. Lantai ketiga saya kurang tahu tempatnya seperti apa. Tapi, saya duduk di lantai kedua dengan pilihan tempat duduk lesehan maupun di kursi yang dekat balkon.



Ketika memasukki kafe, kalian akan disuguhi sofa-sofa cantik berwarna merah-hitam dengan meja bar diujungnya. Sepengetahuan saya, setiap Sabtu malam, di Mas Bro Coffee akan disuguhi musik akustik. Karena saat saya datang pukul setengah sebelas siang dan di hari Senin, maka saya tidak mendapatkan apa-apa di sana. Terlebih lagi, keadaan masih sangat sepi.



Setelah memesan Tahu Tuna dan Greentea Latte, saya mengeluarkan laptop dari dalam tas. Menyalakannya dan menghubungkan koneksi dengan wifi yang disediakan. Sebelumnya, saya sudah menanyakan password wifi di sana. Di instagram Mas Bro Coffee ditegaskan bahwa di sini menyediakan wifi gratis dengan koneksi kecepatan tinggi. Dan itu bukan sekadar ucapan belaka, memang koneksi wifinya sangat cepat. Saya download menggunakan IDM bisa mencapai 1Mb/second.



Selama saya berada di sana, kurang lebih tiga jam, saya bisa mengantongi lebih dari sepuluh file film. Drama Korea dan beberapa film.

Makanan dan Minuman

Tahu Tuna



Jadi, ini tahu yang didalamnya berisi adonan yang sudah diolah dengan ikan tuna. Rasanya lumayan enak dan tahunya krispi banget meskipun sudah dingin. Harganya Rp. 12.000-, untuk tahu tuna berisi 4 biji dan sedikit saus.

Greentea Latte


Saya terbiasa dengan matcha yang enak. Allure Matcha dan Matcha yang saya minum di Arung Senja. Memang sih, segelas Matcha di sini hanya Rp.12.000,- tapi tidak cocok di lidah saya. Cenderung eneg dan saya tak tahu sebenarnya ini matcha atau bukan. Yang jelas warnanya hijau.
Karena saya sedikit lama di sana dan beberapa orang yang datang setelah saya sudah pada out duluan, maka saya memesan satu minuman lagi. Sekadar ingin menyelesaikan download-an saya. Karena pekerjaan desain sudah hampir rampung.

Lychee Ice



Di dasar Lychee Ice ini ada sekumpulan sirup hijau dan di atasnya mengambang dua buah leci yang rasanya sudah tak berasa. Sudah tak segar lagi. Dan astaga, rasa sirupnya terlalu manis sehingga saya sampai eneg. Harga es leci ini sama dengan harga tahu tuna dan greentea latte.


Overall,  saya suka nongkrong di Mas Bro Coffee, wifinya kenceng banget, tempatnya luas dan banyak pilihan, dan ada balkon juga. Sayangnya, untuk menu minumannya belum pas di lidah saya. Mungkin kapan-kapan saya harus mencoba menu minuman yang lain di sana.

2 comments: