Bitter Sweet: Menikmati Minggu Pagi di Mojokerto

Sunday, May 1, 2016

Menikmati Minggu Pagi di Mojokerto



Menikmati Minggu Pagi di Mojokerto - Mungkin ada teman yang akan mampir ke Kota Mojokerto di akhir pekan. Dan, berencana untuk menghabiskan waktu beku untuk jalan-jalan. Enaknya, ke mana sih? Ada dua tempat yang seringkali menjadi tempat tujuan kami –warga Mojokerto- menghabiskan waktu beku untuk jalan-jalan, yaitu ke Benteng Pancasila dan Alun-alun Kota Mojokerto.

Dua tempat ini merupakan tempat yang fenomenal untuk dikunjungi di Minggu pagi. Actually, Benteng Pancasila atau Benpas dan Alun-Alun Mojokerto juga buka setiap malam. Entah itu di hari Minggu maupun hari biasa. Tapi, di Benteng Pancasila setiap Minggu pagi merupakan tempat untuk CFD alias Car Free Day.

Benteng Pancasila Mojokerto

Well, Benteng Pancasila atau mereka biasa menyebutnya Benpas, merupakan nama sebuah jalan yang membentang di Jalan Benteng Pancasila. Di jalan tersebut juga ada sebuah bangunan pusat belanja Carrefour  dan baru-baru ini ada pembangunan, yang katanya merupakan satu-satunya mal yang ada di Kabupaten Mojokerto.

Jalan Benteng Pancasila akan ramai pada Hari Minggu pagi dan malam hari. Dan, jalan tersebut dijadikan tempat wisata bagi warga Mojokerto. Terbukti dengan adanya pasar pakaian, serta dibangunnya taman kecil di tepi jalan tersebut.

Waktu car free day, jalan tersebut amat ramai. Penuh. Riuh. Tidak hanya dari warga Kota Mojokerto sendiri yang datang, tapi juga dari kawasan di luar Kota Mojokerto. Contohnya saya, yang pagi tadi datang ke sana.

Sebenarnya, apa saja sih yang ditawarkan Benteng Pancasila di pagi buta? Penjual.

Iyap, banyak sekali penjual di Benteng Pancasila. Semacam pasar dadakan. Tentunya, yang mendominasi adalah penjual makanan. Mulai dari penjual nasi pecel, sate bekicot, bakso tusuk, sosis bakar jumbo, es krim kuburan, dan beberapa macam makanan tradisional seperti blendong (semacam jagung rebus gede-gede), bubur sruntul, tiwul, dan lain-lain. Selain makanan, di Benpas juga terdapat penjual ikan segar, buah, dan macam-macam. Seperti yang saya katakan tadi, semacam pasar dadakan.




Jika kita sudah mengitari Jalan Benteng Pancasila, kita bisa beristirahat di taman yang sudah disediakan. Di sana terdapat beberapa penyewa mobil-mobilan untuk anak-anak dan ada live musik juga. Sehingga, kita bisa kumpul-kumpul keluarga di situ sembari menikmati es cincau.

Alun-Alun Mojokerto

Saya tahu, kalau setiap kabupaten sebagian besar pasti punya alun-alun. Nah, dulu Alun-Alun Mojokerto berisi penjual-penjual seperti di Benteng Pancasila. Tapi, sejak beberapa tahun lalu, Alun-Alun Mojokerto murni berisi taman hiburan bagi keluarga. Sekarang lebih tertib dan bersih. Bahkan, ada spot khusus untuk berfoto. Selain itu, rumput di Alun-alun Mojokerto sekarang rapi, lebih hijau dan enak dipandang.

Untuk penjual makanan sendiri, sekarang hanya dibatasi di beberapa tempat saja. Tidak seperti dulu yang bisa kita jumpai di berbagai arah. Kini, kebanyakan hanya orang-orang yang menyewakan sepatu roda maupun mobil-mobilan.

Nah, setelah dari Benteng Pancasila dan kurang puas, teman-teman bisa ke sini. Tidak jauh dari Alun-Alun Mojokerto ada Kantor Bupati, lalu restoran cepat saji KFC. Asik tuh, jalan kaki dikit untuk ke sana.

Yuk, ah. Main-main ke Mojokerto, dan menikmati Minggu pagi.
Xoxo,

Wulan K.

3 comments:

  1. Si sulung nih pengen ke Mojokerto lagi, karena pas kesana bareng teman-temannya belum puas, hehehe

    ReplyDelete
  2. wah tempatnya bagus. belum pernah kesini waktu ke mojokerto. ini alun-alun gitu bukan? menurut saya kok hampir mirip seperti alun-alun gitu.
    yang bikin laper sosisnya itu. wehhh gede-gede. makan satu kenyang tuh ppastinya. hehe
    thanks ya atas infonya.. menarik ulasannya

    ReplyDelete
  3. Ternyata keramaian di Mojokerto juga sama dengan yang di Kudus ya mbak. Bikin anak2 so full hepi kalo diajak main kesana. Hehehe

    ReplyDelete